Manfaat Permainan Sederhana untuk Stimulasi Otak Buah Hati

Manfaat Permainan Sederhana untuk Stimulasi Otak Buah Hati

Manfaat Permainan Sederhana untuk Stimulasi Otak Buah Hati

Perkembangan kecerdasan buah hati sudah dimulai sejak dalam kandungan dan terus berlanjut setelah lahir, untuk itu perlu dukungan nutrisi yang tepat dan cukup.

Setelah lahir, otak buah hati akan langsung mulai bekerja. Selain asupan nutrisi untuk menunjang perkembangannya, stimulasi otak juga penting diberikan untuk melatih kecerdasan buah hati. Mainan jadi salah satu cara menstimulasi perkembangan otak buah hati.

Tidak ada kata terlalu dini untuk menstimulasi buah hati menggunakan mainan mengajak bayi bermain, asalkan jenis permainannya disesuaikan dengan usianya.

Perkembangan Otak Bayi

Semua yang dipelajari buah hati sejak dini tanpa sadar akan berpengaruh terhadap perkembangan otaknya. Kecerdasan buah hati kemudian akan ikut berkembang seiring perkembangan usianya.

Sel-sel otak atau neuron mulai tumbuh dan berkembang selama masa kehamilan dan akan berlanjut hingga buah hati dewasa. Meski demikian, perkembangan otak terjadi paling pesat pada tiga tahun awal kehidupan. Seiring perkembangan volume dan ukuran otak, fungsi otak juga terus meningkat dari waktu ke waktu.

Kenapa Bermain Penting untuk Perkembangan Otak?

Semua hal yang dilihat, didengar, dan dirasakan buah hati merupakan stimulasi dan memberikan rangsangan pada otaknya. Bahkan, gerakan kecil seperti mengusap buah hati,  berpengaruh terhadap kecerdasan emosional anak. Jadi, gerakan sekecil apa pun yang Bunda lakukan, akan membantu perkembangan buah hati secara maksimal.

Permainan menjadi salah satu teknik menyenangkan untuk memberikan stimulasi. Bunda bisa mengajak buah hati bermain sesuatu yang menyenangkan bersama. Selain memberi hiburan, kegiatan tersebut juga akan mempererat ikatan antara Bunda dan buah hati.

Bermain memang jadi sebuah sarana menyenangkan untuk belajar. Buah hati bisa mempelajari banyak hal dari kegiatan bermain. Kegiatan bermain bersama juga mempererat hubungan antara orang tua dan anak.

Jenis Permainan Sederhana untuk Stimulasi Otak

Bunda bisa saja memberikan semua jenis permainan untuk buah hati. Namun, tidak ada salahnya memberikan stimulasi lewat permainan sederhana. Berikut beberapa jenis permainan sederhana yang bisa dilakukan bersama buah hati sesuai usianya:

Usia 0-1 Tahun

  1. Cilukba

Cilukba adalah salah satu permainan paling mudah, praktis, dan dapat dilakukan bersama buah hati. Bunda hanya perlu menyembunyikan wajah di balik tangan atau benda tertentu dan kemudian muncul kembali setelah beberapa detik.

Buah hati biasanya akan kebingungan ketika wajah Bunda menghilang dari pandangannya. Namun ketika Bunda muncul kembali, ekspresinya berubah menjadi ekspresi kaget bahagia. Permainan ini bisa dilakukan sebagai selingan ketika sedang mengganti pakaian atau popok bayi.

  1. Bernyanyi

Bernyanyi sambil beraktivitas adalah hal menyenangkan yang bisa dilakukan bersama buah hati. Bunda bisa menyanyikan lagu apa saja, mengganti lirik lagu, atau bahkan mengarang lagu sendiri.

Lihat respons buah hati dan kenali mana lagu yang menjadi kesukaannya. Variasi musik dan lirik yang berganti-ganti membantu perkembangan otak buah hati. Banyaknya kalimat yang didengar buah hati ketika Bunda bernyanyi juga membantunya mempelajari macam-macam perbendaharaan kata.

  1. Meniru

Bunda dapat menirukan ucapan atau gerakan kecil buah hati. Gerakan kecil seperti tersenyum atau tertawa juga bisa Bunda tirukan. Meskipun pada usia ini buah hati belum bisa berbicara, ini adalah cara tepat untuk stimulasi kemampuan komunikasinya.

Manfaat lain dari permainan ini adalah meningkatkan kepercayaan diri buah hati. Ia akan merasa senang ketika Bunda bermain dan menghabiskan waktu bersamanya.

  1. Permainan Mencari Hidung

Permainan mencari hidung dapat meningkatkan kemampuan berbahasa buah hati. Caranya adalah bertanya, “di mana hidungnya?”; lalu Bunda akan menjawab, “ini hidungnya” sambil menyentuh hidung buah hati.

Selain hidung, Bunda juga bisa melakukan permainan ini dengan anggota tubuh ataupun benda-benda lain. Permainan ini akan sangat membantu buah hati mengenali anggota tubuh dan benda-benda di sekitarnya.

Usia 1-3 Tahun

  1. Menebak foto

Pada usia ini, buah hati mulai mengenali orang-orang di sekitarnya. Cobalah untuk mengambil album foto keluarga dan menunjukkannya kepada buah hati. Tanyakan pertanyaan seperti “yang mana Bunda?” atau “yang mana Ayah?” sambil membimbingnya untuk menunjuk sosok tersebut dalam foto.

  1. Permainan telepon

Anak kecil kerap tertarik dengan apa yang dilakukan orang dewasa, termasuk saat menggunakan ponsel. Permainan telepon bisa membantu buah hati belajar berbicara dan menyapa sesuai situasinya, seperti berbicara “Halo” sebagai salam pembuka atau “Dadah” sebagai salam perpisahan.

  1. Membacakan Dongeng

Selain membacakan dongeng sebagai pengantar tidur, Bunda bisa menambahkan efek suara. Ini dapat menstimulasi buah hati mengenali beragam suara. Efek suara tentunya cukup berasal dari suara yang Bunda buat sendiri. Bunda bisa menirukan efek suara berbagai macam hewan atau efek suara lain seperti suara ketukan pintu atau suara langkah kaki.

  1. Bola Warna-Warni

Sebarkan bola warna-warni dalam ruangan tempat buah hati bermain. Biarkan buah hati mencari dan mengumpulkan benda tersebut. Benda-benda berwarna cerah akan membantunya belajar mengenali warna. Usahakan untuk menaruh bola di tempat yang mudah untuk dijangkau oleh buah hati ya, Bun.

Usia 3-5 Tahun

  1. Menyusun Balok

Menyusun balok warna-warni bisa jadi salah satu permainan menyenangkan untuk buah hati. Permainan ini tidak hanya baik untuk perkembangan kecerdasan buah hati, tapi juga baik untuk melatih kemampuan motoriknya.

Bunda dapat menyusun balok dan menyuruh buah hati mengikuti susunan yang Bunda buat. Bunda juga bisa biarkan buah hati membuat susunannya sendiri. Tingkatkan kerumitan pola susunan balok seiring perkembangan kemampuan buah hati.

  1. Masak-masakan

Masak-masakan adalah salah satu permainan anak yang sangat populer di Indonesia. Permainan ini dapat melatih anak mengenali berbagai hal, seperti jenis alat untuk memasak ataupun mengekspresikan sensasi seperti panas, pedas, dan enak. Permainan ini juga dapat melatih imajinasi buah hati. Pilihlah jenis mainan masak-masakan yang aman dan sesuai usianya.

  1. Petak umpet

Permainan petak umpet memiliki dasar yang mirip dengan cilukba. Jika cilukba dilakukan pada usia di bawah 1 tahun, permainan petak umpet bisa dilakukan ketika usia buah hati memasuki 3 tahun ke atas. Permainan ini memiliki sangat banyak manfaat baik untuk perkembangan otak maupun untuk perkembangan fisik buah hati.

  1. Puzzle

Menyusun puzzle juga bisa menjadi permainan yang baik untuk stimulasi otak. Puzzle membantu buah hati melatih kemampuannya dalam menyelesaikan masalah. Tingkat kesulitan puzzle tentunya dapat disesuaikan dengan usia dan kemampuan buah hati.

Tips Mengajak Buah Hati Bermain

Selain memberikan manfaat untuk perkembangan otak dan fisik, beberapa permainan juga dapat menjaga mood buah hati dan mencegahnya rewel. Nah, dalam mengajak buah hati bermain sambil belajar, Bunda sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Perhatikan reaksi buah hati ketika bermain. Ketika ia tertawa, menanggapi, dan menunjukkan pandangan tertarik, artinya Bunda dapat mengajaknya terus bermain.

  • Kenali waktu untuk berhenti. Permainan memang menyenangkan, tapi tentu ada batasan ketika buah hati sudah merasa lelah. Jika bua hati sudah berpaling dari permainan atau menangis, kemungkinan ia membutuhkan istirahat dari permainan tersebut.

  • Cobalah berbagai macam permainan supaya buah hati tidak merasa bosan.

  • Bangun suasana hangat dan akrab selama permainan. Selain untuk stimulasi otak, bermain bersama juga bisa menjadi cara membangun kedekatan emosional dengan buah hati.

  • Ciptakan lingkungan nyaman untuk buah hati bermain. Bermain di dalam maupun di luar rumah tidak menjadi masalah, yang penting adalah tempat tersebut aman dan nyaman untuk buah hati Bunda bermain.

  • Tanamkan kebiasaan-kebiasaan positif di sela permainan. Contohnya mengajarkan buah hati merapikan mainannya atau membacakannya dongeng-dongeng Nusantara untuk menumbuhkan kecintaannya pada buku.

Melatih kecerdasan anak ternyata tidak sesulit yang dibayangkan ya, Bun. Terkadang kita tidak menyadari hal kecil juga dapat berpengaruh pada perkembangan buah hati. Karena itu, membangun lingkungan positif sangat penting selama masa pertumbuhan buah hati.

Hal yang ditanamkan orang tua sejak dini tentunya akan memengaruhi kehidupan buah hati hingga beranjak dewasa. Yuk, manfaatkan masa pertumbuhan awal buah hati untuk memaksimalkan potensi kecerdasannya, Bun.

Artikel Lainnya di Tahapan Bayi 0 - 6 bulan

Bun, Atasi Buah Hati Rewel ...

Meski terkadang sulit dihindari, ada kalanya Bunda mesti menghadapi kondisi buah hati terus menerus...

Cilukba: Stimulasi Sederhana yang Menyenangkan ...

Dalam setiap tahapan perkembangan, buah hati membutuhkan stimulasi berbeda. Stimulasi bayi 4 bulan...

Permainan Sederhana untuk Stimulasi Fisik ...

Usia 0-6 bulan adalah masa yang menakjubkan dalam perkembangan buah hati. Memasuki usia 2 bulan,...

Optimalkan Kecerdasan Anak dengan Stimulasi ...

Beberapa orang tua mungkin khawatir untuk memberikan stimulasi tidak sesuai usia buah hati....

Tips Memilih Jenis Pakaian untuk ...

Sebagai salah satu kebutuhan dasar bayi, Bunda juga perlu memperhatikan pemilihan jenis pakaian...

Pengaruh Asupan Makanan Bunda Terhadap ...

Pernahkah Bunda mendengar mitos ibu menyusui dilarang makan pedas karena takut bayi diare atau...

Artikel Terpopuler

Tahapan Tumbuh Kembang Anak

Baca Selengkapnya >

Bun, Ini Penyebab Bayi ...

Baca Selengkapnya >

MPASI untuk Rangsang Pertumbuhan ...

Baca Selengkapnya >

Resep MPASI: Bubur Beras ...

Baca Selengkapnya >

Tips Aktivitas untuk Mendukung ...

Baca Selengkapnya >