Ajak Keluarga Lakukan Ini untuk Ringankan Efek Alergi pada Anak

Ajak Keluarga Lakukan Ini untuk Ringankan Efek Alergi pada Anak

Ajak Keluarga Lakukan Ini untuk Ringankan Efek Alergi pada Anak

Mencegah reaksi alergi pada anak bisa dimulai dari kegiatan sederhana seperti mengajak seluruh anggota keluarga membersihkan rumah, Bun. Jika buah hati kerap mengalami reaksi alergi ringan di rumah seperti batuk, pilek, atau bersin-bersin, sudah sepatutnya Bunda mengambil tindakan lebih lanjut. Yuk, ajak seluruh anggota keluarga untuk melakukan tindakan pencegahan berikut untuk meringankan efek alergi pada anak.

1. Bersama-sama Mengidentifikasi Penyebab Alergi

Ketika cuaca hangat dan cerah, jutaan partikel serbuk sari dan spora jamur melayang di udara. Anak-anak yang menderita alergi musiman, seperti alergi serbuk bunga, misalnya, bisa mengalami reaksi seperti gatal-gatal, mata berair, hidung tersumbat, bersin, atau demam.

Untuk menanganinya cukup mudah, kok. Bunda bisa meminta anak mengganti pakaian dan mandi sampai bersih setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. Ini dilakukan supaya partikel penyebab alergi tidak menempel di tubuh anak ketika dia beristirahat. 

Selain itu, Bunda bisa menggunakan penyaring udara untuk mengurangi konsentrasi alergen di dalam ruangan. Menurut catatan jurnal Frontiers in Pediatrics tahun 2017, penggunaan AC dapat mengurangi konsentrasi sumber alergi dari hewan peliharaan yang dimasukkan ke dalam rumah.  

2. Menjaga Kebersihan Tempat Tidur

Tempat tidur bisa jadi tempat bersarang tungau yang jadi salah satu sumber penyebab alergi, seperti asma. Karena itu, Bunda sebaiknya sering-sering mengajak seluruh anggota keluarga mengganti sprei, selimut, dan bed cover dan mencuci bersih menggunakan deterjen. 

Untuk rekomendasi jenis sprei, Bunda bisa memilih sprei khusus yang terbuat dari sejenis plastik, serat sintetis non-anyaman, maupun sprei yang terbuat dari tenunan halus dengan pori-pori kain yang rapat. Masih menurut jurnal Frontiers of Pediatrics, semua jenis sprei khusus tersebut bisa mencegah menempelnya tungau dan bakteri bulu hewan di atas kasur. 

3. Menyingkirkan Karpet Berbulu

Reaksi alergi pada anak juga bisa disebabkan bulu hewan atau karpet yang bertebaran di udara. Keluarga bisa mempertimbangkan untuk beralih ke lantai biasa tanpa karpet agar lebih “ramah” terhadap anak yang memiliki alergi.

Selain lebih mudah dibersihkan setiap hari, yang paling penting bisa menghindari alergen seperti tungau debu atau kutu yang biasanya menyebabkan gangguan pernapasan. Ketika membersihkan lantai, sebaiknya gunakan vacuum cleaner atau kain pel basah. Menggunakan sapu debu bisa berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan pada anak.

4. Merawat Hewan Peliharaan dengan Baik

Cara terbaik untuk meringankan alergi pada anak yang disebabkan bulu hewan peliharaan adalah menempatkan hewan di luar rumah. Jika memang tidak bisa menempatkan hewan kesayangan di luar rumah, sebaiknya sediakan ruangan khusus untuk memelihara hewan, seperti anjing atau kucing dengan jarak satu atau dua kamar dari kamar tidur anak.

Hewan peliharaan dapat membawa alergen lewat bulu-bulu hewan peliharaan. Ajaklah anggota keluarga untuk memandikan hewan peliharaan dan menjaga kebersihannya. Cara ini dapat membantu menyingkirkan bulu hewan halus yang beredar di udara. 

5. Mengajak Anggota Keluarga Bersih-bersih

Jurnal Frontiers in Pediatrics mencatat sumber alergi lain seperti serbuk sari dan spora jamur yang bisa masuk ke dalam rumah dan mencemari bagian-bagian penting di dalam rumah. Bunda sebaiknya mengajak anggota keluarga untuk mencuci permukaan furniture dengan deterjen dan air, kemudian mengeringkannya sampai tuntas. 

Lalu jangan lupa untuk mengingatkan seluruh anggota keluarga tentang pentingnya mandi rutin dan mengganti pakaian setelah melakukan aktivitas seharian. Kegiatan sederhana seperti ini membantu menyingkirkan sumber alergi dari tubuh dan rambut. 

Demikianlah beberapa tips meringankan efek alergi pada anak yang bisa didukung keluarga. Berkonsultasilah dengan dokter sebelum menerapkan perawatan yang tepat bagi alergi anak.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Menangani Gangguan Pencernaan pada Anak

Gangguan pencernaan bisa sangat berdampak pada keseharian buah hati. Tangani dengan tepat sesuai...

Lakukan Ini Jika Reaksi Alergi ...

Wajar jika Bunda ingin menghindarkan anak dari risiko alergi. Kendalikan reaksi alergi yang muncul...

Bagaimana Reaksi Alergi Kacang Terjadi ...

Populasi anak yang menunjukkan reaksi alergi kacang memang kecil. Namun, Bunda tetap mesti...

Asah Kreativitas Anak dengan Permainan ...

Melatih kreativitas anak tidak harus dengan menyediakan alat permainan modern dan mahal. Bunda bisa...

Hal yang Perlu Bunda Ketahui ...

Dunia anak-anak sulit dilepaskan dari permainan. Karena itu, jenis mainan untuk anak terus...

Manfaat Bermain di Luar untuk ...

Bermain di luar ruangan jadi sebuah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain mengisi waktu...

Artikel Terpopuler

8 Nutrisi Penting untuk Daya ...

Baca Selengkapnya >

3 Jenis Gejala Alergi pada ...

Baca Selengkapnya >

Bun, Pastikan Periode Emas ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Sebab dan Penanganan ...

Baca Selengkapnya >

Kenali Penyebab dan Gejala ...

Baca Selengkapnya >